Sabtu, 24 September 2016

6 Galeri Seni dan Museum Paling Populer di Kota Jakarta


Galeri Seni merupakan tempat dimana para seniman menunjukkan hasil karya serta eksistensi mereka. Berkembangnya galeri seni di suatu tempat bahkan dianggap sebagai representasi dari hidupnya kesenian pada daerah tersebut.
Jakarta sebagai ibu kota dari tanah air menjadi kota yang tak pernah sepi dari kesenian , apalagi kini pengunjung galeri seni bukan hanya para seniman belaka. Berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang tua dengan beragam latar belakang tak jarang juga menghabiskan waktu akhir pekannya di galeri seni.
Seperti yang disusun artcademi.blogspot.com, berikut 6 galeri seni di kota Jakarta yang bisa menjadi referensi liburan Anda.


1.       Art: 1

Foto: moondecor.com

Sebuah museum seni yang didirikan oleh Martha Gunawan pada tahun 1983. Museum yang terletak di Jalan Rajawali Selatan Raya No. 3 Jakarta ini pada mulanya bernama Galeri Seni Mon Décor. Galeri ini memenangkan penghargaan The Best Gallery of the Year pada tahun 2010.
  
Setahun kemudian, Mon Decor berubah menjadi institusi seni yang bernama Art: 1. Tempat ini terbagi menjadi dua gedung, diantaranya Art: 1 New Museum yang berisi karya-karya dari para sesepuh seni di Indonesia, seperti Widayat, Made Wianta, dan Anusapati serta Art: 1 Artspace yang lebih focus terhadap karya-karya kontemporer oleh seniman dalam dan luar negri seperti Syaiful Boen dan Aditya Noali disertai dengan ruangan yang mendorong lebih banyak interaksi dan juga eksplorasi. Didalam tempat ini juga terdapat lebih dari 2.500 karya seni.
Tertarik berkunjung?


2.       Artsphere


Foto: indoartnow.com

Galeri ini didirikan oleh Maya Sujatmiko, seorang akademisi seni dan profesional pada tahun 2006. Berda di Jalan Kemang Ray No. 1 Unit 2, galeri ini berfokus pada seni modern, kontemporer dari bakat anak muda Indonesia yang berasal dari beberapa daerah, diantaranya Jakarta, Yogyakarta, Bali dan Bandung, serta mempromosikanya di dalam dan luar negri.


3.       ruangrupa

Foto: Area Magz


Galeri yang satu ini didirikan pada tahun 2000 dan bertujuan untuk mendukung kemajuan senni local melalui berbagai inisiatif, festiwal, workshop, dan berbagai projek seni.
Galeri yang terletak di Gudang Sarinah, Jalan Pancoran Timur II No. 4 ini juga memfasilitasi berbagai macam acara seni, diantaranya seperti Jakarta 32°c, Bienalle yang diselenggarakan untuk mahasiswa seni di Jakarta, OK Video Festival dan juga satu-satunya galeri yang mempunyai stasiun radio kontemporer yang diberi nama “ruru Radio”.


4.       BIASA ArtSpace

Foto: destinasian.co.id

Galeri yang didirikan oleh susanna Perini pada tahun 2005 ini memiliki tujuan untuk menjembatani pertemuan dirinya dengan para seniman muda di Jawa dan Bali.

Dalam perkembangannya, BIASA ARTSpace yang berada di Jalan Kemang Raya No. 20 tumbuh menjadi wadah bagi para seniman untuk melakukan dialog dan interaksi dengan publik. Pameran yang dilakukan di aleri yang ada di Jakarta dan Bali ini juga berkolaborasi dengan seniman dalam dan luar negeri dan institusi pemerintahan secara berkala menjadi poin penting dalam perkembangan seni kontemporer di Indonesia.


5.       Galeri Hadiprana


Foto: galerihadiprana.com
Galeri yang didirikan pada tahun 1962 oleh Hendra Hadiprana sekembalinya eliau dari belajar di Negri Kincir Angin, Belanda. Baleri ini merupakan galeri yang paling tua yang berada di Indonesia.
Setelah waktu yang sangat panjang, sekarang galeri ini mempunyai tempat yang luad dan fleksibel dengan tembok yang dapat di pindah-pindahkan, serasi dengan institusi seni modern. Baleri ini berada di Mitra Hadiprana, No. 30, Jalan Kemang Raya.

6.       Galeri Edwin

Foto: edwingallery.com

Galeri Edwin merupakan salah satu galeri yang paling aktif dan tertua di Indonesia. Galeri yyang didirikan pada tahun 1984 ini selalu mempertahankan eksistensi dan kegiatannya di bidang seni serta tidak pernah berhenti untuk melakukan pembangunan seni Indonesia dari pertama kal didirikan.

Berawal dari ruang galeri dan studio fotografi di garasiya, galeri ini sekarang berada pada area yang cukup besar dengan luas tanah 2000m² yang 500m² diantaranya digunakan untuk pameran. Galeri yang terletak di Jalan Kemang Raya ini telah berhasil menyelenggarakan lebih dari 500 pameran dan telah melahirkan lebih dari 200 seniman.

Jadi bagaiman nih, Artcademians? Tertarik utnuk mengunjungi galeri-galeri seni di atas?
Selamat berkunjung!

©Liputan6.com

Jumat, 23 September 2016

7 Foto unik ruang pelangi



Proses pengerjaan yang menggunakan analisis psikologi dan emosi manusia dalam merespon warna.

Ada sebuah ruangan keren ketika digelarnya acara Bristol Biennale yang diselenggarakan di Bristol, Iggris. Sesuai dengan warnanya, ruangan ini Bernama Ruang Pelangi yang didesain oleh seniman yang memang sering membuat karya multi warna, Liz West.

Di dalam ruangan tersebut, pengunjung akan merasakan sensasi seperti masuk ke dalam sebuah pelangi. Lebih kerennya lagi, proses pengerjaannya menggunakan analisis psikologi dan emosi manusia dalam merespon warna. Karena keunikannya tersebut, ruangan pelangi mendapatkan banyak respon dan tanggapan dari orang-orang yang mengunjunginya. Penasaran seperti apa keindahan dari berbagai sudutnya? Berikut 7 foto ruang pelangi yang telah dirangkum artcademia.blogspot.co.id


1    1.      Permainan warnanya unik


2.     Agak sedikit tajam juga ya warnanya


3.     Dilihat dari bagian yang berwarna biru


4.      Kalau warna merah bagaimana?


5.        Ini kayak warna mangga ya?


6.      Yang hijau ga kalah bagusnya


7.      Tertarik berkunjung?